Surat Cinta Seorang Hacker (explained)

tumblr_liqr80Y92S1qzdeblo1_500

Dulu sekitar 7 tahun yang lalu, kalo ngga salah antara 2007-2008’an, saya pernah nemu postingan di sebuah forum (*saya lupa nama forumnya apa hehe) yang judulnya “Surat Cinta Seorang Hacker”. Postingan ini legendaris n terkenal banget di dunia maya, bahkan sampe dipublish di majalah Jasakom Underground Info edisi 1.

Isi postingan ini adalah sebuah surat cinta yang katanya dibuat oleh seorang hacker, yang isinya sangat ngga biasa, bahasa-bahasa perhackingan dimodif jadi puisi cinta 😀 Dulu waktu pertama kali baca saya ngga begitu ngerti maksudnya apa, tapi waktu sekarang coba iseng-iseng baca lagi baru deh ada gambaran yang agak jelas dari surat ini hahahaha.

Ok, berikut isi suratnya (*dikutip dari sekian banyak postingan yang beredar soalnya saya ngga tahu original post nya dimana hhe) :

  • Seandainya hatimu adalah sebuah system, maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka. Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc -l -o -v -e ke hatimu, tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy, inikah rasanya jatuh cinta sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever !
  • Seandainya hatimu adalah sebuah system, ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu, pake PHP injection. Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d, sehingga aku tau kalo di hatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku ? Apa aku harus pasang backdor “Remote Connect-Back Shell”jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.
  • Seandainya hatimu adalah sebuah system, saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus, aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu “The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out !” aku janji gak bakalan ada macelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayang dan mencintaimu.
  • Seandainya hatimu adalah sebuah system, jangan ada kata “You dont have permission to access it” untuk aku, kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah….! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.
  • Seandainya hatimu adalah sebuah system, …?
  • Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system, kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku !
    Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan, Ga ada anti virus yang dapat menangkalnya selain …kamu.

Ok gimana pendapatnya ? romantiskah ? atau malah bingung ? haha, saya coba jelasin sedikit berdasarkan ilmu kebatinan saya 😀

  • Bait Pertama :

Disini OP (Original Poster / penulis) mengibaratkan hati kecengan’nya sebagai sebuah sistem. Biasanya kalau mau masuk ke sebuah sistem, kita harus men-scan port-port yang ada pada sistem tersebut, supaya tahu port mana aja yang bisa dijadiin jalan masuk. Disini OP agak ragu-ragu buat pake program Netcat untuk connect ke port sistem yang terbuka dengan command nc -l-o-v-e. Akhirnya gara-gara takut dapet permission denied, OP cuma bisa ping pake anonymouse proxy (program buat nyembunyiin alamat IP).

Mungkin disini OP berusaha PDKT ke doi dengan nyari topik-topik obrolan yang bisa dipake. OP juga udah dapet nomer HP doi, tinggal beraksi ! Tapi mungkin karena kurang percaya diri n ketakutan gagal n grogi, OP cuma bisa misscall pake nomer yang dihidden 😀

  • Bait Kedua :

Disini OP kembali mengibaratkan hati kecengan’nya sebagai sebuah sistem. Dengan celah keamanan (vulnerabilities) yang ditemuin di sistem, OP pake metode PHP Shell Injection (metode hacking terhadap celah keamanan sebuah website dengan cara menginjeksi shell hasil pengkodean bahasa PHP terhadap file yang terdapat pada website tersebut yang memiliki kelemahan ataupun kesalahan pemrograman/pengkodean). Setelah shell’nya dapet (shell itu interface agar user bisa komunikasi dengan sistem), OP coba nyari direktori yang bisa ditulis (write) dan ngecek apa ada free space (tempat buat dia di hatinya doi hehehe) dengan cara pake command “ls -la; find / -perm 777 -type d”. Pertama-tama OP nampilin semua direktori yang ada termasuk yang dihidden (ls -la), terus nyari direktori 777 dengan command “find / -perm 777 -type d” (direktori dengan permission 777 adalah direktori yang mempunyai hak akses read-write-execution atau RWX untuk semua user atau group, di linux direktori ini tandanya drwxrwxrwx). Kalo zonk dapetnya permission denied T T.. Kalo beruntung dapet direktori 777, bisa bikin backdoor (jalan belakang, jadi OP ngga harus pake PHP shell injection lagi buat masuk ke sistem, tinggal masuk lewat backdoor yang udah dibikin). Disini OP pake Remote Connect Back Shell / Backconnect, artinya koneksi dibikin terbalik, dari sistem ke OP (mungkin gara2 sistem hati doi dipakein firewall *pacarnya doi yang galak) jadi OP ngga bisa nge-bind shell (connect langsung), gila tragis bgt hehehe.

Mungkin disini OP melakukan aksi stalking pada doi, atau ngedeketin temen-temennya doi buat cari informasi tentang keseharian doi, atau ngehack akun media sosialnya doi, atau mungkin nyimpen hadiah ultah di depan rumah doi 😀

  • Bait Ketiga :

Disini OP berandai-andai kalo cintanya diterima dia akan mantengin terus bugtraq (mailing list tempat diskusi bug *bug itu kesalahan pada program yang bisa bikin program crash- dan vulnerabilities / celah keamanan) supaya begitu ada bug/celah baru OP bakal langsung ngepatch itu bug/celah. OP bahkan juga rela jadi firewall dan masang port sentry (program buat menghindari dan juga blokir stealth scanning pada sistem yang diinstall program ini). OP bikin pesan error page sistem jadi : “The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!”. OP janji ngga akan pernah ada malicious program atau service yang hidden karena dia suka bgt sama doi.

Disini OP berandai-andai nanti kalau akhirnya bisa bareng doi, OP bakal selalu merhatiin dan selalu ada buat doi (mantengin bugtraq dan ngepatch), rela jadi satpam 24 jam ngejagain dari cowok-cowok lain (firewall & port sentry), ngga akan bikin yang macem-macem (malicious program), dan ngga akan rahasia-rahasia’an (service hidden). Wah gimana bisa bareng kalo buat ngobrol aja masih pake anonymous proxy 😀

  • Bait Keempat :

Disini OP (lagi-lagi) mengibaratkan hati kecengan’nya sebagai sebuah sistem. OP ngga mau ada pesan error “You dont have permission to access it” buat dia. Kalau masih juga ada pesan error itu, OP mau pake ping flood (serangan paket ping / ICMP yang dilakukan dalam jumlah besar secara terus-menerus ke sistem target sampe akhirnya sistem target kehabisan bandwidth lalu down) atau DDoS (Distributed Denial of Service, serangan yang mirip kaya ping flood tapi pake amunisi *-komputer dan jaringan- yang lebih banyak dan lebih cepat serta bandwidth yang lebih besar).

Mungkin disini OP mulai merasa kecewa dan frustasi karena rasa suka’nya bertepuk sebelah tangan 😦

  • Bait Kelima :

Disini OP (untuk yang terakhir kalinya) mengibaratkan hati kecengan’nya sebagai sebuah sistem.

  • Bait Keenam :

Disini OP akhirnya sadar kalau hati’nya doi bukanlah sebuah sistem, dan ternyata hatinya OP lah yang crashing. OP berharap suatu saat nanti bisa bertemu kembali dengan doi dan kemudian menyatakan perasaannya 🙂

Nah kira-kira mungkin seperti itu terjemahan manualnya versi saya hhahaha kritik dan saran tidak diterima karena setiap orang punya pandangan dan pemikiran yang berbeda-beda wkwkwk.

“to be a champ you have to believe in yourself when no one else will”

Image : goo.gl/upcqtw

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s