ExifTool – Melihat Informasi Tersembunyi Setiap Foto

mouri

Pernahkah suatu ketika kamu bernostalgia melihat-lihat album foto di komputer, lalu ketika melihat foto yang sudah sangat lama, tiba-tiba kamu bertanya “foto ini diambil kapan ya ? tanggal berapa ? jam berapa ?”. Sebenarnya setiap foto mempunyai informasi metadata di dalamnya, atau informasi detail foto tersebut, seperti model kamera yang digunakan, resolusi, kedalaman warna, dan waktu pembuatan foto. Metadata ini disebut data EXIF. Nah apa itu metadata dan data EXIF ? dan bagaimana cara melihatnya ?

Metadata adalah informasi tambahan yang disertakan dan mendeskripsikan sebuah data tertentu, misalnya sebuah foto. Setiap foto memiliki metadata yang menginformasikan resolusi foto tersebut, kedalaman warnanya, waktu pembuatan dll. Contoh lainnya adalah metadata sebuah dokumen teks yang berisi informasi tentang seberapa panjang dokumen tersebut, siapa pembuatnya, waktu pembuatan dll.

Apa itu data EXIF ? Data EXIF (Exchangeable Image File) adalah metadata yang ada pada sebuah foto yang berisi informasi mengenai foto tersebut, seperti model dan pengaturan kamera yang digunakan, resolusi dan kedalaman warna, waktu pembuatan foto, dll. Data EXIF ini dilekatkan langsung ke dalam foto, walaupun kita bisa saja menghapusnya.

Nah untuk melihat data EXIF sebuah foto kita akan menggunakan sebuah tool yang bernama “ExifTool“.

“ExifTool is a platform-independent Perl library plus a command-line application for reading, writing and editing meta information in a wide variety of files” -wikipedia

Langkah pertama untuk menggunakan ExifTool adalah download aplikasinya di link ini. Setelah download selesai, ekstrak file tersebut dengan command :

  • tar -zxvf Image-ExifTool-9.72.tar.gz

Archive ExifTool
*Archive Exiftool pada direktori “Downloads”.

ekstrak
*Ekstrak archive

Setelah diekstrak, ExifTool bisa langsung digunakan melalui Terminal dengan command :

  • ./exiftool t/images/gambar.jpg

Dengan catatan kita harus masuk terlebih dahulu ke direktori ExifTool (direktori hasil proses ekstrak) dan menuliskan dengan lengkap path foto yang akan dilihat data EXIF’nya.

Sebagai contoh saya mempunyai foto berikut yang saya simpan di direktori “~/Blog/ExifTool” dengan nama “foto.jpg”. Maka untuk melihat data Exif’nya, pertama saya masuk ke direktori program Exiftool berada : “~/Image-ExifTool-9.72”, lalu mengeksekusi command : ./exiftool ~/Blog/ExifTool/foto.jpg.

*”~/Blog/ExifTool/foto.jpg” adalah path tempat saya menyimpan foto.jpg. Jika foto saya berada di direktori lain, maka path foto tersebutlah yang digunakan. Contohnya jika saya menyimpan foto di direktori “Pictures”, maka pathnya menjadi “~/Pictures/foto.jpg”, dan command yang digunakan menjadi : ./exiftool ~/Pictures/foto.jpg.

contoh foto
*Contoh Foto

ExifTool Running
*Output ExifTool

Bisa dilihat informasi metada foto yang digunakan mulai dari model kamera, resolusi, dan waktu pembuatan foto atau Date/Time Original & Create Date.

*Note : Foto-foto yang didownload dari Facebook & Twitter tidak bisa dilihat metadata Exif’nya karena pihak Facebook & Twitter sengaja menghilangkan data tersebut saat proses upload ke server mereka dengan alasan privasi dan keamanan.

Nah kira-kira seperti itu penggunaan ExifTool, untuk detail penggunaan yang lebih spesifik bisa dilihat di file README yang disertakan pada direktori program ExifTool.

Thx 🙂

Reference : sno.phy.queensu.ca

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s