James Gosling : Satu dari mereka yang mengubah dunia

james gosling

Waazzzuuupp ? Jadi ceritanya kemaren2 bubaran kerja gw ngumpul dulu sama temen2 sampil ngopi di salah satu coffee shop lokal yg disebut kafe *padahal warung* πŸ˜€ di deket salah satu SMA negeri di jalan Pajajaran. Kita ngobrol asal-asalan sampe akhirnya salah satu temen gw cerita ttg kasus Dahlan Iskan. Disini terjadi forum diskusi yang sangat energik, semuanya antusias ngobrolin kasus ini… semuanya kecuali gw πŸ˜€ Why ? ‘Coz gw ngga tau kasus apa yg mereka obrolin, n gw juga ngga tau Dahlan Iskan itu siapa hahaha, alhasil gw jd pendengar yg baik selama diskusi berlangsung. Gw emang ngga update bgt ttg berita2 di negeri ini, efek dari ngga pernah nonton TV n baca koran hehe. Nah berawal dari situ gw asalnya mau googling tokoh yang mereka obrolin ini *supaya bisa ikutan ngobrol*, tp pas buka Google tiba2 keinget tokoh lain yg gw tertarik n belum begitu tau juga ceritanya, eh akhirnya malah nge’googling tokoh baru ini deh haha. Beliau adalah “James Gosling”, satu dari mereka yang mengubah dunia. Nah siapa sih James Gosling itu ? here’s the story πŸ™‚

Ketika kita ngobrolin ttg orang2 hebat yg berperan dalam mengubah dunia, tentunya ada banyak sekali tokoh-tokoh dari berbagai bidang. Entah itu bidang teknologi, budaya, seni dll. Nah disini yg gw mau ceritain adalah dunia di bidang teknologi, khususnya bidang Information Technology. Perkembangan dunia IT sangatlah cepat dalam beberapa dekade terakhir ini, dan terdapat orang-orang hebat yg mempunyai peran besar di balik fenomena ini. Yang paling populer di mata masyarakat pada umumnya mungkin adalah Bill Gates, Steve Jobs, dan Mark Zuckerberg. Karena merekalah yg paling sering diberitakan di media massa. Tapi bagaimana dengan Alan Turing ? Bapak pembuat komputer pertama di dunia. Atau Tim Berners-Lee, bapak pendiri World Wide Web. Atau duet Larry Page & Sergey Brin ? tanpa mereka tidak akan ada mesin pencari paling mutakhir : Google. Atau Dennis Ritchie, yg menciptakan bahasa C yg kemudian digunakan dalam pembuatan Sistem Operasi Linux, OSX & Windows. Atau Linus Torvald, sebagai bapak Linux dunia dan banyak tokoh besar lainnya termasuk salah satunya adalah James Gosling sebagai founder Java.

Nah mungkin beberapa ada yg bertanya “So ? what’s so special ttg James Gosling dengan Java’nya ?” Salah satu jawabannya : 78% smartphone yg digunakan di dunia saat ini berbasis Android – 99% aplikasi Android saat ini dibuat dengan bahasa Java. Keep reading untuk hal-hal hebat lain yg dibuat dengan Java πŸ˜€

James Gosling lahir tanggal 19 Mei 1955 di Alberta, Canada. Mendapat Ph.D. pada tahun 1983 dari Carnegie Mellon University, dan sejak 1984 bergabung dengan perusahaan Sun Microystems. Karyanya yg paling dikenal dunia adalah bahasa pemrograman Java. Bahasa Java awalnya merupakan sebuah proyek James Gosling yg dinamakan “Oak” *nama diambil dari pohon oak yg ada di halaman luar kantor beliau* pada Juni 1991. Tujuannya adalah untuk menciptakan virtual machine dan bahasa yg mirip seperti C/C++ namun lebih sederhana. Versi pertama Java dirilis tahun 1995 dan dinamakan “Java 1.0”, dengan jargon populernya “Write Once, Run Anywhere” yg artinya program yg ditulis dengan bahasa Java support semua platform yg ada, hal ini dikarenakan sistem bahasa Java yg meng’compile source code ke dalam bentuk byte code, kemudian menggunakan JVM (Java Virtual Machine) untuk mengeksekusinya. Pada tahun 2015 Java menjadi salah satu bahasa pemrograman paling populer, terutama untuk aplikasi web client-server. Kepopuleran Java pada masa-masa awal diperoleh dari Java Applet yg diintegrasikan dengan web browser yg dinamakan “Web Runner”, yg merupakan browser Mosaic yg dimodifikasi untuk dapat menjalankan Java Applet pada tahun 1995. Maskot Java adalah “Duke” yg merupakan representasi dari seorang software agent yg membantu pekerjaan user.

duke mascot

Pada Desember 1998, Java versi 2.0 dirilis ke publik, dimana terdapat tiga tipe yg masing-masing mempunyai konfigurasi berbeda dengan platform tujuan yg berbeda.

  • Tipe pertama dinamakan J2EE yg memiliki teknologi dan API untuk aplikasi-aplikasi enterprise yg biasanya berada di lingkungan server (Server Environments).
  • Tipe kedua dinamakan J2ME yg memliki API untuk aplikasi mobile.
  • Tipe ketiga dinamakan J2SE yg digunakan untuk desktop. Tetapi pada tahun 2006, Sun Microsystems mengubah nama ketiga versi tersebut menjadi Java EE, Java ME, dan Java SE.

Versi Java terus berkembang hingga yg paling populer adalah versi 5.0 dengan code name “Tiger”. Versi Java terakhir saat ini adalah Java 8 yg dirilis pada tanggal 18 Maret 2014. Pada 8 Mei 2007, Sun membuat semua source code Java menjadi Open Source (FOSS) di bawah aturan GNU General Public License (GPL). Namun pada 2009-2010 Sun diakuisisi oleh Oracle. Oracle sempat menuntut Google dengan OS Androidnya yg menggunakan Dalvik Virtual Machine yg merupakan mesin virtual untuk menjalankan aplikasi Java di Android. Oracle menuntut Google karena DVM dibuat dengan menggunakan API dari Java yg diklaim dilindungi oleh copyright. Oracle mengklaim bahwa walaupun Java berstatus open source, hal ini tidak berlaku untuk API-nya. Android menduplikasi dan menggunakan 37 API Java di dalam sistemnya. Pada akhirnya kasus ini dimenangkan oleh Oracle pada tanggal 11 Mei 2014.

Buat yg pernah install Java di desktop, pasti familiar sama gambar ini :

3 billion devices run java

Yup, istilah “3 billion devices run Java” ini sangat terkenal, dengan statistik device yg menggunakan Java dari Oracle : 97% enterprise desktop, 89% desktop di US, 3 milyar ponsel, 100% Blu-ray Disc Player, 5 milyar Smartcard, 125 juta TV dll. termasuk printer, alat-alat kesehatan, sistem pembayaran parkir, bahkanΒ  pada tahun 2004, robot NASA (spirit) yg mendarat di planet Mars untuk misi exploration rovers juga menggunakan Java !

nasa spirit robot

Pada tanggal 2 April 2010 James Gosling meninggalkan Sun Microsystems yg pada saat itu sudah diakuisisi oleh Oracle, dikabarkan beliau pergi karena permasalahan internal dengan manajamen Oracle termasuk masalah pembatasan hak membuat keputusan, rekan kerja, dan masalah pembayaran gaji. Perlu diketahui bahwa sebelumnya Sun Microsystem sedang mengalami masalah keuangan, dan akhirnya Oracle membelinya.

rip sun

Berikut potongan wawancara James Gosling yg pernah dilakukan website gotw.ca :

Q : “We all have different reasons why we’ve chosen to be in the software industry. What was it that drew you to the software field? What makes it cool?”
A : I don’t know what it is about my genetic structure, but I just like to build stuff. In some sense whether I’m building software or building a chair or building dinner — also known as cooking — I get a kick out of just creating stuff. One of the things that’s nice about software is that you can create just about the most amazingly sophisticated complex things and you can do it fairly quickly. If I was a watchmaker, I’m sure I’d get frustrated with how hard it was to create things with lots of gears and pulleys; and yet, just looking at a good watch, you take off the back and it’s just so cool. I don’t know why it’s cool, it just feels really cool to me. With software you can put as many as gears and cams and whatever in there as you want, and things just get complex. In some sense the thing I like most about software is the thing I end up spending most of my time fighting against, which is complexity.”

Q : “What was the first programming language you ever used?”
A : “The first programming language I ever used was a language called Focal 5. Focal stood for “formula calculi.” It was a scripting language for PDP-8’s. I wrote most of my earliest programs using Focal 5. It’s a language whose complete compiler and runtime system can be implemented in under 24 hours. It’s actually a nice little language, way simpler than Basic.”

Q : “Prognostication is hard, but valuable even if it can never be 100% accurate. In your view, what are the major forces driving the kinds of software we will be writing in the future? and the way we will be writing that software?”
A : “One of the things I’ve found kind of depressing about the craft of computer programming is that you see all these fancy development environments out there, and they tend to be targeted at solving certain specific kinds of problems, like building user interfaces. But if you go around and look at the high-end developers, the people who actually have to implement algorithms, if you’re using one of these high-end IDEs the IDEs generally don’t help you much at all, because they drop you into this simple text editor. The number one software development environment for high-end developers these days is still essentially EMACS. At their heart, these tools are 20 years old, and there hasn’t been much in the way of dramatic change. People have made all kinds of stabs at graphical programming environments and that, and they’ve tended to be failures for one reason or another. It’s always felt to me like there have been some good ideas in these exotic development environment ideas. Why is it that they tended to not work? Why is it that people still use ASCII text for programs? It just feels like there’s so much territory out there that’s beyond the bounds of ASCII text that’s just line after line, roughly 80 characters wide, mostly 7-bit ASCII, something that you could type in on a teletype. That’s still where programming basically is these days, and it’s proven to be a very hard thing to get anything beyond that.”

Pada tanggal 28 Maret 2011, James bergabung dengan Google dan menjadi tim dalam proyek startup “Liquid Robotics”. James Gosling mendapatkan beberapa penghargaan dunia, salah satunya adalah penghargaan “IEEE John von Neumann Medal” pada tahun 2015 yg merupakan penghargaan untuk penemuan atau inovasi brilian di bidang computer science. Beliau juga menulis banyak buku dan mempunyai blog pribadi.

“There’s this principle about moving, when you move from one apartment to another apartment. An interesting experiment is to pack up your apartment and put everything in boxes, then move into the next apartment and not unpack anything until you need it. So you’re making your first meal, and you’re pulling something out of a box. Then after a month or so you’ve used that to pretty much figure out what things in your life you actually need, and then you take the rest of the stuff — forget how much you like it or how cool it is — and you just throw it away. It’s amazing how that simplifies your life, and you can use that principle in all kinds of design issues: not do things just because they’re cool or just because they’re interesting.”James Gosling

Nah kira-kira seperti itu cerita singkat ttg James Gosling, founder Java yg berperan besar dalam dunia IT. Gw yg asalnya mau cari info ttg Dahlan Iskan, eh malah nyasar ke cerita ini hahaha. *btw gw sekarang udah tau siapa Dahlan Iskan itu πŸ˜€

Thx πŸ™‚

Reference : Wikipedia, computinghistory, jldavis007, gotw.ca
Image : James Gosling, Duke, Spirit Robot, RIP Sun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s